Gubernur Kalteng bagikan 15 ribu paket sembako gratis untuk masyarakat

Estimated read time 3 min read

Sampit (Antara) – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Sugianto Sabran membagikan 15.000 paket sembako gratis di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) untuk menjamin stabilitas harga pangan dan mengendalikan inflasi, khususnya pada Hari Raya Idul Fitri. – Sub.

“Pasar kompensasi ini kami siapkan dua hari lalu untuk menjamin stabilitas harga dan membantu masyarakat, terutama masyarakat kurang mampu,” kata Gubernur Kalteng Sugianto Sabran di Sampit, Jumat.

Sujianto mengatakan, kegiatan pasar murah ini dilakukan atas instruksi Presiden RI yang meminta kepala daerah di seluruh Indonesia menjaga stabilitas harga pangan akibat situasi global yang tidak menentu di Tanah Air. Hal ini menyebabkan kenaikan harga seluruh kebutuhan pokok.

Di Kalimantan Tengah, kegiatan ini diadakan rutin setiap beberapa bulan sekali. Bahkan, Pemprov tidak hanya memberikan subsidi, namun juga memberikan paket sembako gratis kepada masyarakat, khususnya masyarakat miskin dan tidak mampu.

Kali ini di pasar murah di Kotim, paket sembako berisi 10 kg beras dan 1 liter minyak goreng awalnya akan dijual Rp 20.000 per paket setelah ada subsidi. Namun, paket tersebut akhirnya tersedia untuk umum secara gratis.

“Kami berharap hal ini dapat menurunkan inflasi di Kalteng serta permasalahan pangan lainnya seperti cabai, cabai hijau, bawang putih, gula pasir, minyak goreng, dan daging ayam,” ujarnya.

Bumi Tambun Bungai orang nomor satu itu mengatakan, keberadaan pasar murah atau pasar berimbang sangat penting dalam menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi. Kegiatan ini akan dilaksanakan tidak hanya di Kotim saja melainkan seluruh kabupaten/kota di Kalteng.

Di Kotim, pendistribusian paket sembako dibagi di enam titik yaitu di Kecamatan Chempaga Hulu 1.000 paket, Kota Besi 2.000 paket, Mentawa Baru Ketapang 2.500 paket, Bamang 1.000 paket, Seranau 1.500 paket, dan Samapit 7 paket. . Pusat Islam.

Paket sembako tersebut menyasar masyarakat tidak mampu, pelajar, pegawai Kelas I, Kelas II, dan pekerja kontrak. Pendistribusian sembako dilakukan melalui voucher yang sebelumnya dibagikan ke kecamatan atau instansi masing-masing.

Mewakili masyarakat Kotim, Bupati Kotim Halikinnoru mengucapkan terima kasih dan selamat kepada Gubernur dan jajarannya yang telah menjalankan Pasar Harga Murah di Kotim.

Hadirnya pasar swalayan ini sangat membantu masyarakat, terutama menjelang hari raya keagamaan, ketika harga berbagai kebutuhan pokok naik akibat meningkatnya permintaan masyarakat.

Makanya kita bersyukur dengan adanya pasar adil ini, apalagi sekarang menjelang Idul Adha biasanya harga-harga naik, dan itu memang benar, ”ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Timor Timur juga memiliki agenda bersama untuk mengelola pasar kompensasi melalui UKM, Dinas Koperasi Perdagangan dan Industri, serta Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, kata Halikinnor.

Ia berharap dengan kerja sama antara pemerintah provinsi dan kabupaten, tidak terjadi kenaikan harga signifikan di Kotim yang dapat berujung pada kisruh inflasi.

“Ini hukum pasar: Jika permintaan naik, harga pun naik. “Tetapi dengan pasar yang menguntungkan ini, kami berharap inflasi di Kotim tetap terkendali,” kata Halikinor.

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours