Hati-Hati Penipuan Siber, Ini Tips Jitu Lindungi Rekening Anda di Era Digital

Estimated read time 3 min read

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Kemampuan menangani penipuan membuka peluang keuangan secara online. Penipuan dunia maya keuangan menjadi semakin umum dan akan berdampak pada banyak orang. Itulah mengapa penting untuk selalu ada polisi di negara bagian dan tipu muslihat buruk sering kali terungkap.

Berikut beberapa tip untuk menghindari uang siber dan penipuan keuangan;

1. Selalu gunakan otentikasi dua faktor

Otentikasi Dua Faktor (TFA) adalah lapisan keamanan tambahan yang memerlukan informasi selain kata sandi untuk mengakses akun. Pengguna diharapkan memasukkan kode yang dikirimkan ke perangkat pribadinya saat login.

2. Perbarui perangkat lunak secara berkala

Selalu memastikan sistem operasi, aplikasi antivirus, dan perangkat lunak perbankan selalu mutakhir. Pembaruan ini sering kali mencakup perbaikan untuk kerentanan keamanan yang ditemukan.

3. Hindari mengklik link yang mencurigakan

Phishing adalah salah satu metode paling umum yang menggunakan penipuan untuk mendapatkan informasi pribadi. Jangan pernah mengeklik tautan atau membuka lampiran di email atau pesan dari sumber yang tidak Anda kenali.

4. Gunakan koneksi yang aman

Hindari melakukan transaksi keuangan melalui jaringan Wi-Fi publik. Kami menyarankan pengguna melindungi privasi jaringan atau data seluler mereka untuk meminimalkan risiko penyadapan.

5. Tidak ada pertanyaan mengenai asal usul permintaan tersebut

Jika Anda menerima permintaan informasi pribadi atau keuangan melalui telepon, email atau pesan, verifikasi keasliannya dengan menghubungi organisasi secara langsung di nomor resmi yang Anda kenal.

6. Memantau transaksi keuangan secara berkala

Periksa laporan bank dan kartu kredit Anda secara rutin untuk memastikan tidak ada transaksi yang mencurigakan. Segera laporkan aktivitas yang tidak diketahui ke bank.

7. Gunakan kata sandi yang kuat

Pastikan Anda menggunakan kombinasi huruf besar, huruf kecil, angka dan simbol pada password Anda dan jangan menggunakan password yang sama untuk lebih dari satu akun.

Penipuan keuangan dunia maya yang diketahui;

Untuk menghindari penipuan keuangan online, masyarakat perlu memahami tanda-tanda penipuan keuangan online. Berikut beberapa tandanya;

1. Penawaran yang terlalu bagus untuk dilewatkan: Jika suatu penawaran finansial terdengar terlalu bagus untuk menjadi kenyataan, mungkin itu adalah penipuan.

2. Tekanan terus-menerus: Penipu sering kali menciptakan rasa urgensi, mengatakan bahwa tawaran tersebut hanya berlaku untuk jangka waktu singkat, dan memaksa Anda untuk mengambil tindakan proaktif tanpa memikirkannya secara matang.

3. Permintaan informasi sensitif: Permintaan informasi pribadi atau keuangan melalui email, telepon, atau pesan teks dari pihak yang mengaku berasal dari organisasi tepercaya tanpa melalui jalur resmi merupakan tanda bahaya.

4. Ejaan dan Tata Bahasa yang Buruk: Email dan halaman palsu sering kali memiliki kesalahan ejaan dan tata bahasa yang jelas.

5. URL yang tidak biasa: Sebelum memasukkan informasi sensitif, pastikan URL halaman diawali dengan ‘https://’ dan periksa apakah ada kesalahan ejaan atau penambahan baru pada alamat email Internet.

6. Permintaan pembayaran melalui metode pribadi: Permintaan pembayaran melalui metode yang tidak diketahui, seperti kartu hadiah atau transfer uang, mungkin mengindikasikan penipuan.

7. Pesan yang tidak diminta: Mendapatkan pesan atau email yang tidak diminta dari seseorang atau pemerintah dapat membuat Anda curiga.

Dengan berhati-hati dan mengikuti tips berikut, Anda dapat melindungi diri Anda dari penipuan finansial dan dunia maya. Keamanan digital adalah tanggung jawab bersama dan selalu berusaha untuk belajar dan mengikuti perkembangan terkini dunia keamanan siber merupakan langkah penting dalam melindungi aset Anda.

*Artikel ini dibuat oleh AI dan diverifikasi oleh tim editorial.

 

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours