Kembangkan Kombucha Teh Bunga Telang, Dosen UMJ Raih Gelar Doktor dengan Nilai Sempurna

Estimated read time 2 min read

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Rosyanna Kushargana, dosen program Sarjana Gizi Fakultas Kedokteran dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Jakarta (FKK UMJ), menerima gelar dokter dari Sekolah Pascasarjana Bogor dengan IPK total 4.00 . Institut Pertanian (IPB), Rabu (12/6/2024).

Rosyanne Kushargina berhasil mempertahankan tesisnya yang berjudul “Pengembangan kombucha dari bunga Telang (Clitoria ternatea L.) dan kemampuannya dalam memperbaiki dislipidemia” pada konferensi pasca doktoral di Gedung Pascasarjana IPB, Auditorium 202, ketika penelitian selama 34 bulan telah selesai. . .

Rosyanne berinteraksi dengan 22 tanggapan selama sekitar 29 hari. Responden dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok yang mengonsumsi teh bunga pir dan kelompok yang mengonsumsi teh hijau.

Penelitian Rosyanna menunjukkan bahwa manfaat kombucha kacang kupu-kupu dapat mencegah komplikasi dan risiko penyakit jantung yang berhubungan dengan dislipidemia. Rosyanne berterima kasih kepada UMJ atas dukungannya sehingga dapat menyelesaikan program doktornya tepat waktu.

“Saya berharap penelitian ini dapat dilanjutkan, karena sangat mungkin untuk pengembangan keilmuan dan Insya Allah dapat bermanfaat bagi para guru dan masyarakat pada umumnya,” ujarnya.

Diketahui, hasil penelitian kumzy teh bunga kupu-kupu telah dipublikasikan di 6 jurnal dan sedang dalam proses permohonan paten. Rektor UMJ Prof. Dr. Ma’mun Murod, MA. termasuk mereka.

Mamun mengaku bangga dengan pencapaian Rosyanna karena mendapat nilai sempurna. Menurutnya, hasil penelitian Rosyanna juga bagus karena berhasil dipublikasikan di banyak jurnal ternama, baik nasional maupun internasional.

“Rosyanna merupakan dokter ke-240 di UMJ. Hal ini juga akan berdampak positif terhadap bertambahnya jumlah dokter UMJ. Insya Allah guru-guru yang sedang menempuh pendidikan akan menyusul untuk meraih gelar dokter,” kata Mamun.

Hal senada diungkapkan Dekan FKK UMJ Dr. Dr. Tri Ariguntar Wikaningtyas, Sp.PD. termasuk mereka. Artinya, menambah jumlah guru bergelar doktor FKC OMZ berarti meningkatkan kualitas guru dan organisasi.

“Hal ini juga mempengaruhi tingkat pendidikan siswa. “Diharapkan Ibu Osi dapat mengembangkan kekuatannya secara maksimal dengan menggunakan keahliannya untuk kepentingan FKK dan UMJ,” kata Presiden.

Rosyanne Kushargana, S.G., M.Si., enam orang penguji yaitu Dekan Fakultas Ekologi Manusia IPB, Dr. Sofian Syaf, S.P., M.C. ketua upacara. Dr. Rimbawan, dokter. Dr. Mira Dewey, MC, Prof. Dr. Ir Evi Damayanti serta penguji eksternal bernama Prof. Dr. Tria Astika E.P., S.KM., MKM., dan Prof. Dr. Katrim Ruzita, S.P., M.C.

Selain itu, Rektor UMJ Prof. Dr. Ma’mun Murod, Magister, Manajer FKK UMJ Dr. Dr. Tri Ariguntar Vikaningtyas, Sp.PD., Ketua Program Penelitian Ilmu Gizi, Dr. Sugiatmi, SP., MKM., dosen dan jajaran FKK UMJ serta keluarga dan sahabat.

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours