Penguatan Kemitraan Internasional, FIKes Unisa Bandung dan UiTM Malaysia Jalin Kerja Sama

Estimated read time 2 min read

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Berbagai kegiatan Tri Dharma Universitas mewarnai kunjungan delegasi Malaysia ke Universiti Teknologi Mara (UiTM) Bandung. Proyek yang melibatkan enam orang guru besar UiTM ini merupakan kerja sama UiTM dengan Universitas Aisyiyah (Unisa) Bandung.

Kegiatan tersebut antara lain diskusi pengembangan proyek penelitian, sharing pengabdian masyarakat di desa binaan Unisa Bandung, serta ceramah oleh dosen UiTM yang mengajar mahasiswa keperawatan dan bidan. Kegiatan ini dilaksanakan di dua tempat seperti Desa Campaka Mulya, Kecamatan Cimaung, Kabupaten Bandung dan Kampus Universitas Aisyiyah 2 Bandung mulai Kamis (30/05/2024) hingga Jumat (31/05/2024).

Persiapan penelitian 

Diskusi diawali dengan sharing penelitian yang dikembangkan Kampus 2 yang dihadiri oleh seluruh dosen Universitas Aisyiyah Bandung. Manajer Implementasi Kolaborasi Unisa Bandung dan UiTM Malaysia Nur Rohmah, AMK, SPd, MSc, mengatakan pelaksanaan kerjasama ini dapat memperkuat dan memperkuat komitmen kedua universitas terhadap Tri Dharma Perguruan Tinggi.

“Tentunya hal ini dapat meningkatkan kualitas dan nilai pendidikan, penelitian, dan pengabdian sosial yang memenuhi standar internasional,” ujarnya.

Pengabdian masyarakat 

Sedangkan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan di Desa Cempaka Mulya, Kecamatan Cimaung, Kabupaten Bandung. Proyek-proyek ini disambut baik oleh warga dan seniman lokal. Dalam proyek ini, Universitas Aisyiyah (Unisa) Bandung mengirimkan mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan untuk memberikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis kepada masyarakat.

Selain itu, masyarakat juga mendapat informasi mengenai DBD dan cara pencegahannya dari Dr. Zul-‘Izzat Ikhwan B Zaini dan Dr. Evana Kamarudin dari UiTM Malaysia dan Popy Siti Aisyah, SKep, Ners, MKep dari Universitas Bandung Aisyiyah.

Dalam kesempatan tersebut, Direktur Kesehatan Masyarakat Popy Siti Aisyah, SKep, Perawat, MKep mengatakan, dipilihnya Desa Cempaka Mulya karena desa tersebut memiliki angka kejadian influenza yang sangat tinggi. “Nah, diharapkan dengan adanya masyarakat yang bekerja di sini, masyarakat bisa sadar dan penyakit DBD di sini bisa berkurang,” ujarnya.

Menghadiri perkuliahan 

Kuliah gabungan Unisa Bandung dengan UiTM Malaysia diakhiri dengan kunjungan kuliah pada Jumat (31/05/2024) di Universitas Aisyiyah Bandung Kampus 2.

Seluruh tim pengajar di UiTM Malaysia telah memberikan informasi kepada mahasiswa keperawatan dan keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Aisyiyah Bandung berdasarkan pengalaman mereka datang.

Direktur Operasional Nur Rohmah, AMK, SPd, MSc, mengatakan kunjungan fakultas ini bermanfaat bagi mahasiswa Fikes Unisa Bandung karena mampu menimba ilmu dan menambah ilmu. “Ini sebagai upaya peningkatan kualitas dimana mahasiswa dapat menggali ilmu lebih dalam dan luas dari para ahli yang merupakan pengajar di UiTM Malaysia,” ujarnya.

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours