Polisi Thailand gerebek penjual gas tertawa ilegal di kawasan wisata

Estimated read time 2 min read

BANGKOK (ANTARA) – Polisi dari Biro Investigasi Pusat (CIB) dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) menggerebek toko balon gas di Jalan Khaosan, tujuan wisata populer di Bangkok.

Dalam penggerebekan hari Jumat, 19 tersangka ditangkap, termasuk 16 orang dari Myanmar dan dua orang dari Myanmar, satu orang dari Kamboja dan satu orang dari Laos.

Tersangka didakwa dengan tiga tuduhan produksi dan penjualan obat-obatan terlarang, orang asing yang melakukan kejahatan dan Bekerja tanpa izin kerja atau di luar yurisdiksi.

Barang yang disita antara lain sembilan barang, antara lain balon nitrat oksida, balon promosi nitrat oksida, dan kaleng bekas nitrat oksida.

Ini adalah serangan kedua di Jalan Khaosan dalam beberapa bulan terakhir. Pada bulan Februari, polisi menangkap 13 orang dan menyita lebih dari 1 juta baht (443 juta Rs) balon gas.

Usai penyelidikan, polisi terus melacak penjualan balon gas ilegal di Jalan Khaosan.

Mereka menemukan bahwa pemilik toko setempat, karena takut akan hukum, mengiklankan balon gas tertawa di Jalan Khaosan menggunakan pekerja asing Agar tidak ditemukan di toko.

Pihak berwenang telah memperingatkan wisatawan untuk tidak menggunakan gas tawa karena dapat membahayakan wisatawan dalam jumlah besar.

Penggunaan nitro oksida yang berlebihan dapat menyebabkan mual, pusing, dan kehilangan kendali pernapasan. Dalam kasus yang parah, hal ini bisa berakibat fatal.

Sumber: TNA-OANA

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours