Video Perundungan Siswi SMP Bojonggede Viral, KPAI Minta Dihapus dari Media Sosial

Estimated read time 1 min read

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) meminta agar video penganiayaan terhadap siswi SMP di Bojongeda, kawasan Bogor, Jawa Barat yang beredar luas, dihapus dari media sosial. Penghapusan video tersebut dinilai penting agar tidak berdampak pada anak lain.

Kami berharap video kekerasan yang viral itu dihapus. Semua pihak harus berhenti menyebarkan video tersebut karena dapat mempengaruhi anak-anak lain untuk mengikuti model yang sama, kata Anggota KPAI Aris Adi Lexono saat dihubungi di Jakarta, Selasa (21). /5/2024).

Hal itu ia sampaikan menanggapi kasus siswa SMA Bojongde yang di-bully oleh siswa sekolah lain. Selain itu, video ini juga dapat menimbulkan stigma yang berkepanjangan bagi lembaga pendidikan dan anak-anak itu sendiri.

“Kami telah menerima keluhan tentang pesan video viral tersebut,” katanya.

Pihaknya menyatakan keprihatinan atas terulangnya aksi perundungan di kalangan pelajar. Aris menekankan pentingnya pengawasan dan pengajaran kelompok siswa di sekolah.

“Saya sangat prihatin kekerasan masih terjadi di lingkungan siswa. Kelompok atau kalangan siswa di sekolah harus diawasi dan didukung secara ketat agar pengaruh negatifnya tidak semakin bertambah,” ujarnya.

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours